Home Entertainment Film Na Willa Tayang Lebaran 2026, Kisah Anak Penuh Imajinasi dan Peran...

Film Na Willa Tayang Lebaran 2026, Kisah Anak Penuh Imajinasi dan Peran Penting Ibu

204
0
Ki-ka: Azamy Syauqi (Dul), Luisa Adreena (Willa) dan Freya Mikhayla (Farida) membintangi Film Na Willa usai konferensi pers di Jakarta, Minggu (8/3/2026). (Foto: Dok. SGM)
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Di balik setiap anak yang berani bermimpi besar, hampir selalu ada sosok ibu yang setia mendampingi langkah-langkah kecilnya. Dari belajar mengenal dunia, bertanya tanpa henti, hingga menemukan keberanian untuk mencoba hal baru—semuanya bermula dari rumah. Tak heran jika banyak orang tua masa kini memandang pengasuhan sebagai investasi masa depan, bukan sekadar rutinitas sehari-hari.

Sebuah riset dari Talker Research terhadap 2.000 orang tua dengan anak usia 0–6 tahun menunjukkan perubahan cara pandang generasi baru terhadap parenting. Banyak orang tua dari generasi Gen Z melihat pengasuhan sebagai proses mempersiapkan anak agar mampu beradaptasi dengan dunia nyata. Bahkan, sekitar 54 persen dari mereka menyebut tujuan utama pengasuhan adalah membantu anak siap menghadapi kehidupan sebenarnya.

Pandangan ini menegaskan bahwa peran ibu kini jauh melampaui sekadar merawat. Ibu menjadi sosok pertama yang membentuk cara anak belajar, berpikir, hingga bermimpi. Melalui stimulasi yang tepat, kedekatan emosional, serta dukungan sehari-hari, ibu menjadi fondasi penting bagi proses tumbuh kembang anak.

Semangat tersebut juga menjadi inspirasi di balik hadirnya film keluarga Na Willa yang diproduksi oleh Visinema Studios. Rumah produksi ini sebelumnya sukses menghadirkan film animasi anak Jumbo, yang mencatatkan lebih dari 10 juta penonton di bioskop Indonesia.

Sosok Na Willa, Representasi Anak Indonesia

Dalam film ini, Na Willa digambarkan sebagai anak Indonesia yang penuh rasa ingin tahu, aktif belajar, dan memiliki imajinasi besar. Karakter tersebut merepresentasikan potensi anak-anak Indonesia yang bisa berkembang optimal ketika mendapat dukungan yang tepat dari orang tua.

SGM Eksplor Dukung Film Keluarga Na Willa di Lebaran 2026, Hadirkan Cerita Anak Indonesia yang Penuh Rasa Ingin Tahu. (Foto: Urbanvibes.id/R Indriani)

Melalui perjalanan Na Willa, penonton diajak melihat bagaimana rasa ingin tahu, keberanian mencoba hal baru, dan imajinasi dapat menjadi bekal penting bagi anak untuk tumbuh lebih percaya diri menghadapi masa depan.

Nilai tersebut sejalan dengan visi SGM Eksplor dalam mendukung lahirnya Generasi Maju Indonesia.

Head of SGM, Anissa Ardiellaputri, menjelaskan bahwa dukungan terhadap film ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

“SGM Eksplor memiliki misi untuk mendukung lahirnya Generasi Maju Indonesia dan bersama bunda Indonesia telah menutrisi lebih dari 75 juta anak Indonesia. Dukungan dalam film Na Willa merupakan kerja sama strategis untuk menginspirasi para orang tua bahwa setiap anak bisa tumbuh lebih seperti Na Willa dengan nutrisi lebih,” ujarnya.

Menurutnya, sosok Na Willa merepresentasikan anak inspiratif yang penuh rasa ingin tahu, ingin tumbuh lebih tinggi, aktif belajar, serta memiliki imajinasi yang kuat.

Ibu, Guru Pertama bagi Anak

Dalam dunia psikologi perkembangan anak, peran ibu memang memiliki pengaruh besar terhadap cara anak belajar memahami lingkungan sekitarnya.

Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, menjelaskan bahwa interaksi sehari-hari antara ibu dan anak merupakan proses belajar pertama bagi si kecil.

Baca Juga:

“Ibu sering disebut sebagai guru pertama bagi anak karena melalui interaksi sehari-hari di rumah, anak mulai belajar mengenal berbagai hal di sekitarnya. Dari proses ini, rasa ingin tahu anak berkembang dan membantu mereka menjadi lebih cepat tanggap dalam memahami lingkungan serta memecahkan masalah sederhana,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan, stimulasi yang tepat, serta kedekatan emosional yang diberikan ibu dapat membantu anak berkembang lebih optimal sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan.

SGM Eksplor Dukung Film Keluarga Na Willa di Lebaran 2026, Hadirkan Cerita Anak Indonesia yang Penuh Rasa Ingin Tahu. (Foto: Urbanvibes.id/R Indriani)

Membuka Lebih Banyak Cerita Anak di Industri Film Indonesia

Di sisi lain, kehadiran film Na Willa juga menjadi upaya untuk memperkaya konten keluarga di industri film Tanah Air.

Produser film sekaligus Chief of Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma, mengatakan bahwa film ini lahir dari keinginan menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan anak dan keluarga Indonesia.

“Di industri film Indonesia, konten yang benar-benar ramah anak dan keluarga masih sangat terbatas. Padahal anak dan keluarga juga membutuhkan cerita yang dekat dengan kehidupan mereka,” ungkapnya.

Menurut Anggia, film ini diharapkan menjadi pilihan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga terasa relevan dengan keseharian banyak keluarga.

Hal senada disampaikan produser Novia Puspa Sari. Ia menilai cerita tentang anak dan keluarga selalu memiliki tempat khusus di hati penonton karena sangat dekat dengan pengalaman hidup banyak orang.

“Melalui film Na Willa, penonton diajak melihat dunia anak yang penuh rasa ingin tahu dan imajinasi, sekaligus menggambarkan bagaimana keseharian dalam keluarga menjadi ruang pertama untuk belajar memahami dunia,” ujarnya.

Tontonan Keluarga Saat Libur Lebaran

Film Na Willa dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran. Film ini diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga yang bisa dinikmati bersama.

Lebih dari sekadar hiburan, film ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan tumbuh kembang anak dimulai dari hal-hal sederhana: rasa ingin tahu, dukungan orang tua, dan kehangatan keluarga.

Karena pada akhirnya, setiap anak memiliki potensi untuk tumbuh lebih—selama ada orang tua yang percaya dan terus mendampingi langkah-langkah kecil mereka.