Home Business Somerset Berlian Jakarta Tanam 2.000 Mangrove di Kepulauan Seribu, Wujud Nyata Rayakan...

Somerset Berlian Jakarta Tanam 2.000 Mangrove di Kepulauan Seribu, Wujud Nyata Rayakan World Mangrove Day 2026

7
0
Somerset Berlian Jakarta Tanam 2.000 Mangrove di Kepulauan Seribu - sumber foto istimewa
Somerset Berlian Jakarta Tanam 2.000 Mangrove di Kepulauan Seribu - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan ekosistem pesisir, aksi sederhana seperti menanam mangrove ternyata bisa memberikan dampak besar bagi masa depan bumi. Bertepatan dengan peringatan World Mangrove Day yang diperingati setiap 26 Juli, Somerset Berlian Jakarta bersama brand Somerset dan POP! di bawah naungan Ascott Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 2.000 bibit mangrove dan kegiatan bersih-bersih pantai di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026 ini menjadi bukti bahwa industri perhotelan tidak hanya berfokus pada pelayanan tamu, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Mengusung semangat “When Harmony is Second Nature”, aksi ini mengajak lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir yang semakin rentan akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim.

Tanam 2.000 Bibit Mangrove untuk Masa Depan Pesisir Indonesia

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 perwakilan dari brand Somerset dan POP! bergabung bersama Komunitas Mangrove Jakarta untuk melakukan penanaman mangrove di kawasan Pulau Tidung Kecil.

Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam sebagai bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperkuat benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi.

Tak hanya berhenti pada kegiatan penanaman, seluruh peserta juga terlibat dalam aksi membersihkan area pesisir dari berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari lingkungan laut.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memberikan kontribusi fisik terhadap lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai habitat berbagai makhluk hidup.

Mengapa Mangrove Sangat Penting?

Bagi sebagian orang, mangrove mungkin hanya terlihat sebagai deretan pohon yang tumbuh di tepi pantai. Namun, keberadaannya memiliki fungsi yang sangat vital bagi keseimbangan ekosistem.

Mangrove berperan sebagai pelindung alami pantai dari abrasi akibat gelombang laut, membantu mengurangi dampak badai, serta menjadi tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai spesies ikan, kepiting, udang, hingga burung.

Tak hanya itu, hutan mangrove juga dikenal sebagai salah satu penyerap karbon alami paling efektif, sehingga memiliki peran besar dalam mengurangi emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab utama perubahan iklim.

Dengan semakin luasnya kawasan mangrove yang terjaga, manfaat ekologis yang dirasakan masyarakat pun akan semakin besar, mulai dari perlindungan wilayah pesisir hingga peningkatan kualitas lingkungan.

Komitmen Somerset Berlian Jakarta terhadap Keberlanjutan

Kegiatan penanaman mangrove ini bukanlah program sekali jalan.

Sebagai bagian dari brand yang mengusung konsep sustainable living, Somerset Berlian Jakarta menjadikan aksi pelestarian lingkungan sebagai salah satu komitmen jangka panjang perusahaan.

Baca Juga:

Program ini bahkan telah menjadi agenda tahunan yang diharapkan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian alam.

Melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, Somerset Berlian Jakarta ingin menunjukkan bahwa industri hospitality dapat berjalan berdampingan dengan upaya menjaga lingkungan hidup.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif, tidak hanya bagi tamu yang menginap, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Lingkungan

Pelaksanaan kegiatan ini turut menggandeng Komunitas Mangrove Jakarta, sebuah komunitas yang aktif melakukan edukasi sekaligus rehabilitasi kawasan mangrove di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kolaborasi seperti ini dinilai penting karena pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Dibutuhkan sinergi antara dunia usaha, komunitas, pemerintah, hingga masyarakat agar berbagai program konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam jangka panjang.

Semangat gotong royong inilah yang menjadi nilai utama dalam kegiatan penanaman mangrove tahun ini.

Menumbuhkan Kesadaran Lewat Aksi Nyata

Marcomm Manager Somerset Berlian Jakarta, Elgar Gumilang, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, aksi kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan area pesisir ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menjadi kegiatan yang dapat terus dilakukan secara rutin oleh Somerset Berlian Jakarta,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi lingkungan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia bisnis.

World Mangrove Day Jadi Momentum Bergerak Bersama

Peringatan World Mangrove Day setiap 26 Juli menjadi pengingat penting bahwa ekosistem mangrove memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan alam.

Melalui aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di Pulau Tidung Kecil, Somerset Berlian Jakarta bersama Somerset, POP!, Ascott Indonesia, dan Komunitas Mangrove Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk ikut menjaga lingkungan, baik melalui kegiatan konservasi, mengurangi sampah plastik, maupun mendukung berbagai program pelestarian alam.

Bagi Urbie’s, aksi ini menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat menciptakan perubahan besar. Karena menjaga bumi bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang mewariskan lingkungan yang lebih sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.